Cara Mencegah dan Mengurangi Timbulnya Bekas Luka

Cara Mencegah dan Mengurangi Timbulnya Bekas Luka

Bekas luka adalah pertanda dari luka luar yang telah sembuh. Luka sendiri bisa diakibatkan oleh kecelakaan, pembedahan, penyakit, jerawat, atau tergores benda tajam. Untuk mencegah dan mengurangi munculnya bekas luka, dianjurkan untuk merawat luka dengan baik hingga luka sepenuhnya sembuh.

Secara alami, tubuh akan berusaha memperbiki jaringan tubuh yang mengalami luka. Setelah perbaikan jaringan selesai dan luka telah sembuh, masalah lain yang bisa muncul adalah bekas luka. Memiliki bekas luka mungkin tidak masalah bagi sebagian orang, tapi sebagian lainnya merasa bahwa bekas luka dapat mengganggu penampilan fisik.

Cara mengurangi dan mencegah timbulnya bekas luka

Faktor yang berdampak kepada pembentukan bekas luka dikaitkan dengan cara perawatan luka selama proses penyembuhan. Untuk mencegah dan mengurangi munculnya bekas luka, berikut perawatan yang bisa dilakukan.

1. Bersihkan Luka

Segera bersihkan luka menggunakan air dingin. Saat membersihkan luka, gunakan pula pinset yang telah disterilkan untuk mengangkat serpihan kotoran atau kerikil kerikil yang menempel pada bekas luka. Setelahnya, cuci sekitar area luka menggunakan sabun yang lembut dan basuh dengan lap kering.

2. Perhatikan Bahan Pembersih Yang Di Gunakan

Hindari membersihkan luka menggunakan sabun berbahan keras, seperti hidrogen, peroksida, yodium, dan alkohol. Sebab, zat-zat ini hanya akan memperlambat proses penyembuhan luka. Hidrigen peroksida bahkan dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada luka dan memperlambat proses penyembuhan.

3. Aplikasikan Gel Petroleum Pada Luka

Untuk menjaga luka tetap lembap, aplikasikan gel petroleum pada luka. Dengan mengaplikasikan gel petroleum, pembentukan koreng dapat terhindarkan. Selain itu, luka yang telah terbentuk menjadi koreng akan memerlukan waktu penyembuhan yang lebih lama.

4. Lindungi Luka Dengan Perban

Setelah luka dibersihkan dan diolesi gel petroleum atau salep lainnya, dianjurkan untuk menutupi luka dengan perban. Jangan lupa untuk mengganti perban tiap hari agar luka tetap dalam keadaan bersih selama proses penyembuhan.

5. Jangan Mengorek Atau Mengelupas Koreng

Jika pada luka sudah terbentuk koreng, jangan mengorek atau mengelupas koreng tersebut menggunakan tangan atau kuku. Ini hanya akan membuat bakteri masuk dan menjadikan luka meluas.

6. Hindari Paparan Sinar Matahari

Hindari bekas luka dari paparan sinar matahari untuk mengurangi risiko perubahan warna pada luka. Dianjurkan untuk menggunakan krim tabir surya dengan SPF 30 untuk mengurangi risiko perubahan warna sekaligus membantu bekas luka memudar lebih cepat.

7. Pijat Luka Menggunakan Vitamin E

Memijat luka dengan menggunakan vitamin E dapat membuat bekas luka memudar.

Merawat luka terbuka dengan baik merupakan cara untuk mencegah dan mengurangi munculnya bekas luka. Sebagai langkah pencegahan pertama, lakukan perawatan luka khusus menggunakan salep khusus penghilang bekas luka. Perawatan medis seperti melakukan suntik sterois, dermabrasi, mikrodemabrasi, balut tekan bersilikon, dan laser juga dapat menjadi pilihan. Konsultasikan hal ini pada ahli kulit terlebih dahulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *