Bisakah Bekas Jahitan Robek atau Terbuka Kembali

Bisakah Bekas Jahitan Robek atau Terbuka Kembali

Bisakah Bekas Jahitan Robek atau Terbuka Kembali

Jika anda melahirkan dengan cara caesar, maka anda akan mendapatkan bekas lahiran caesar yang harus anda rawat dengan baik. Setelah melahirkan caesar, anda harus sedikit membatasi aktivitas anda untuk mendukung penyembuhan bekas jahitan caesar. Jika tidak dirawat dengan baik, luka bekas jahitan caesar bisa saja mengalami infeksi, tapi munglin ini jarang terjadi. Lalu, bagaimana dengan luka bekas jahitan caesar robek.

Apakah Luka Bekas Jahitan Caesar Bisa Robek ?

Biasanya luka bekas jahitan caesar bisa sembuh dengan baik dan menciptakan jaringan kuat yang membuat jaringan rahim menyatu kembali. Jaringan kuat ini bisa menahan peregangan rahim yang terjadi saat anda hamil lagi, sehingga sangat kecil kemungkinan jahitan caesar robek. Bekas luka jahitan caesar yang sudah sembuh tidak akan menimbulkan rasa sakit atau mengalami perdarahan yang bisa membahayakan anda atau kehamilan anda selanjutnya.

Namun begitu, luka bekas jahitan caesar robek atau berbuka kembali bisa saja terjadi, dalam kasus yang sangat jarang. Hal ini bisa menyebabkan ruptur uteri (rahim robek) yang bisa mmebahayakan nyawa ibu dan janin yang ada kandungannya. Risiko terjadinya ruptur uteri sangat besar jika anda melahirkan normal setelah sebelumnya pernah melahirkan dengan cata caesar.

Berbagai Risiko Yang Dapat Menyebabkan Luka Bekas Jahitan Caesar Robek

Walaupun bekas jahitan caesar robek atau ruptur uteri sangat jarang terjadi, namun ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko anda mengalami hal ini, yaitu :

>> Melahirkan normal setelah sebelumnya melahirkan caesar (vaginal birth after caesarean / VBAC)
>> Bagaimana operasi caesar yang anda jalani sebelumnya dilakukan, karena teknik bedah yang berbeda bisa membawa risiko ruptur uteri yang berbeda
>> Anda mengalami obesitas atau memiliki indeksi masa tubuh (IMT) lebih dari 30 pada awal kehamilan anda
>> Jika anda mengalami induksi saat mencoba VBAC, ini tergantung usia kehamilan anda dan metode induksi yang digunakan

Jika dilihat dari faktor risiko diatas, anda mungkin tidak perlu khawatir jahitan caesar yang sudah sembuh akan robek saat anda banyak melakukan aktivitas. Jahitan caesar yang sudah sembuh bisa sangat kuat dalam menahan semua pergenagan dari aktivitas yang anda lakukan.

Jahitan caesar yang sudah sembuh akan terlihat lebih menyatu dengan kulit anda. Lama kelamaan, warnanya akan berubah mendekati warna kulit dan ukurannya pun akan lebih kecil. Anda mungkin tidak dapat menemukannya dengan cepat setelah bertahun tahun.

Ciri-Ciri Luka Bekas Jahitan Caesar Robek

Jika anda mempunyai masalah dengan bekas jahitan caesar anda pada kehamilan selanjutnya, anda mungkin akan mengalami tanda-tanda sebagai berikut :

>> Nyeri perut yang parah
>> Rasa nyeri tiba-tiba dibekas luka jahitan anda
>> Perdarahan vagina yang tidak biasa
>> Denyut nadi menjadi cepat dan tanda syok lainnya
>> Tidak mengalami kontraksi yang teratur dan kuat

Jahitan caesar robek atau ruptur uteri pada kehamilan biasanya terjadi pada awal persalinan normal. Selain dialami ibu hamil, tanda tanda ruptur uteri juga bisa terjadi pada janin, seperti kelainan pada detak jantung janin.

Untuk menghindari jahitan robek atau ruptur uteri, adna disarankan untuk melahirkan caesar lagi jika anda sebelumnya melahirkan dengan cara operasi caesar. Melahirkan normal setelah sebelumnya melahirkan caesar dapat membawa risiko yang besar pada anda dan janin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *