Berbagai Jenis Sakit Kepala Terus Menerus

Berbagai Jenis Sakit Kepala Terus Menerus

Sakit kepala yang dirasakan bisa sangat mengganggu. Apabila jika yang terjadi adalah sakit kepala terus menerus.

Sakit kepala terus menerus atau kronis, juga bisa disebut sebagai sakit kepala berkepanjangan. Kondisi ini ditandai dengan sakit kepala yang berlangsung minimal 5 hari dalam satu bulan, yang terjadi selama tiga bulan berturut-turut.

Berbagai jenis sakit kepala terus menerus

Berdasarkan penyebabnya, sakit kepala kronis dikelompokkan menjadi dua yaitu sakit kepala kronis primer, yaitu sakit kepala murni tanpa adanya penyakit dasar lain yang memicu sakit kepala, dan sakit kepala kronis non primer, yaitu sakit kepala kronis yang disebabkan atau dipicu dari penyakit lain.

Mengenali Gejala Yang Timbul

Banyak kasus sakit kepala kronis primer yang tidak diketahui penyebabnya. Namun, sakit kepala kronis non primer, memiliki beberapa kemungkinan penyebab, antara lain infeksi, peradangan atau gangguan pembuluh darah otak, tumor otak, cedera dan gangguan tekanan pada otak.

Beberapa jenis sakit kepala terus menerus yang umum dikeluhkan, antara lain :

>> Sakit Kepala Tegang Kronis

Sakit kepala jenis ini ditandai dengan gejala rasa sakit yang menekan pada dua sisi kepala. Intensitasnya mulai dari ringan hingga menengah. Sakit kepala tegang yang terjadi secara kronis dapat terjadi tanpa pemicu aktivitas fisik. Sebagian orang mengalami peningkatan sensitivitas dikepalanya ketika disentuh.

>> Migren Kronis

Migrain jenis ini umumnya terjadi pada seseorang yang pernah mengalami migrain sebelumnya. Dapat dikenali dengan gejala berupa sakit kepala pada satu atau dua sisi kepala, sensasi berdenyut, dan kemungkinan menyebabkan rasa sakit menengah sampai sakit luar biasa. Migrain kronis dapat dipicu oleh aktivitas fisik rutin. Kondisi ini juga mungkin diiringi dengan mual, muntah, dan sensitif terhadap suara serta cahaya.

>> Sakit Kepala Yang Baru Timbul dan Terjadi Terus Menerus

Sakit kepala jenis ini biasa muncul mendadak. Dengan gejala sakit kepala yang menekan atau kepala terasa mengencang. Rasa sakitnya mulai dari ringan hingga menengah, tanpa dipengaruhi oleh aktivitas tertentu. Umumnya terjadi selama tiga hari berturut-turut serangan pertama.

>> Hemicrania Continua

Ditandai dengan sakit kepala disalah satu sisi kepala, tiap hari secara terus menerus dengan instensitas yang naik turun. Bisa diiringi dengan gejala mata berair atau merah pada sisi yang terasa sakit, hidung tersumbat atau berair, menurunnya kelopak mata atau pembesaran pupil mata dan merasa lelah. Sakit kepala ini biasanya akan menjadi lebih parah, dengan munculnya gejala gejala mirip migrain.

>> Sakit Kepala Berulang (Rebound Headaches)

Sakit kepala ini merupakan akibat dari penggunaan obat pereda nyeri berlebihan. Penggunaan obat pereda nyeri dalam jangka waktu lama ataupun obat ergotamine untuk mengobati migrain yang dihentikan tiba-tiba, kemungkinan akan memicu sakit kepala rebound.

>> Sakit Kepala Akibat Peningkatan Tekanan Intrakranial (Di Dalam Rongga Kepala)

Dapat dipicu oleh tumor otak, kista atau volume cairan otak yang meningkat sehingga tekanan dikepala meningkat. Gejalanya berupa sakit kepala yang muncul secara tiba-tiba, parah serta diiringi gejala gangguan saraf lain seperti muntah, kejang kejang dan gangguan penglihatan. Namun sering kali diawali sakit kepala konstan selama beberapa waktu pada saat tekanan didalam rongga kepala meningkat secara bertahap sebelum akhirnya menimbulkan gejala-gejala diatas.

>> Sindrom Pascatrauma

Sakit kepala terus menerus kemungkinan terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama setelah trauma kepala.

>> Sakit Kepala Akibat Usia Lanjut

Umumnya dialami pasien diatas usia 60 tahun, yang dipicu oleh tekanan bola mata yang meningkat atau disebut glaukoma, baru sembuh dari infeksi herpes, penyakit pembuluh darah seperti arteritis sel raksasa atau alasan psikologis.

Sebagaimana mengatasi sakit kepala sebelah kiri, sakit kepala sebelah kanan dan sakit kepala bagian belakang, untuk mengatasi sakit kepala terus menerus, perlu dilakulan pemeriksaan menyeluruh. Hal itu diperlukan untuk menentukan pemicu sakit kepala, apakah karena gangguan saraf atau infeksi. Anda juga akan diminta penjelasan mengenai riwayat sakit kepala yang dirasakan. Jika penyebabnya belum jelas, dokter dapat melakukan CT-Scan atau MRI.

Kemungkinan dokter anda perlu bekerjasama dengan spesialis, seperti neurolog atau psikiater, untuk menemukan penyebabnya dan menegakkan diagnosis. Pada sebagian kasus, terdapat kemungkinan sakit kepala konstan membutuhkan pengobatan jangka panjang. Yang juga perlu diperhatikan adalah para penderita sakit kepala terus menerus juga berisiko mengalami gangguan lain. Misalnya kecemasan, gangguan tidur, depresi serta ganggaun fisik dan psikologis lainnya.

Jangan remehkan sakit kepala terus menerus yang anda alami. Segera konsultasikan dengan dokter jika sakit kepala yang anda alami tidak segera mereda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *